5 Cara Riset Keyword unuk Kampanye SEO Website

5 Langkah Riset Keyword untuk Kampanye SEO Website yang Sukses

Riset keyword adalah langkah penting pertama yang harus di lakukan untuk menjalankan kampanye SEO website yang ingin sukses. Tujuan dari riset kata kunci di terapkan mencari kata kunci tertarget untuk konten agar bisnis anda goal dalam waktu yang sudah di tentukan.

Dengan 5 langkah mudah ini anda bisa melakukan,mencari dan mendapatkan keyword bukan hanya akurat untuk website tapi tertarget.

Ada banyak kesalah pahaman terkait cara memilih dan menentukan kata kunci potensial untuk konten. Terutama untuk conversi, volume dan kompetisi yang sering di lakukan seorang webmaster dalam optimasi.

Dalam penerapannya anda harus cerdik menentukan keyword untuk konten.

Riset keyword merupakan Chapter ke 2 harus di lakukan dalam Belajar SEO

Dimana mungkin anda sudah menerapkan riset dengan menemukan kata kunci mempunyai volume tinggi dengan kompetisi rendah tapi tidak mendapatkan traffic potensial untuk website.

Kami tekankan potensial karena mungkin target dari setiap website berbeda.

Ini masalah yang paling umum sering terjadi oleh seorang pembisnis online atau pemilik blog personal.

Sudah melakukan riset dengan benar tapi hasil tidak sesuai.

Hati-hati dalam menerapkan riset kata kunci.

Karena jika tidak tepat bisa saja tidak akan mendapatkan ranking yang baik di mesin telusur, untuk traffic pengunjung organik dan mendapatkan conversi action dari target pelanggan anda.

Bahkan jika sudah sampai ke posisi 1 pun di hasil mesin telusur.

Kita balik lagi ke tujuan utama anda dalam melakukan riset. Di bawah ini mungkin hal yang paling lazim ingin di dapatkan seorang webmaster dari hasil penelitiannya.

Apa tujuan utama anda melakukan penelitian kata kunci?

  1. Penjualan produk?
  2. Mendapatkan traffic organik untuk awareness?
  3. Atau mendapatkan penghasilan dari bisnis?

Biasanya orang yang melakukan riset kata kunci merupakan tujuan dari ke tiga di atas.

Apa kesalahan yang sering terjadi? Menentukan dalam memilih keyword yang tidak tepat sasaran!

Salah menerapkan keyword berarti merencanakan ke gagalan.

Tidak semua keyword yang mempunyai nilai volume tinggi dan kompetisi ringan dapat memberikan traffic organik dan conversi tepat sasaran.

Di bawah ini alasannya.

Ada keyword yang sering di cari tapi tidak di terapkan,ada juga keyword sering di incar tapi tak menguntungkan.

Anda harus mengerti antara conversi,volume dan kompetisi dalam keyword untuk di terapkan ke konten website nantinya.

Belajar Riset Kata kunci untuk Konten Website

5 Cara Riset Keyword Gratis untuk Kampanye SEO Tertarget

 

Berikut ini langkah-langkah cara yang harus di lakukan untuk bisa melakukan riset keyword yang benar dengan menggunakan keyword tools gratis seperti:

  1. Memahami jenis konten website.
  2. Conversi Keyword,volume dan kompetisi.
  3. Mencari ide kata kunci.
  4. Menemukan keyword tepat sasaran.
  5. Memanfaatkan alogaritma LSI.
  6. Strategi keyword tepat sasaran.

Itulah ke 6 hal penting dalam melakukan penilitian kata kunci. Tidak sulit hanya butuh waktu beberapa menit.

Pastikan anda sudah memahami setiap jenis keyword. Karena tidak semua kata kunci sama fungsinya untuk di terapkan.

Kita membutuhkan tools atau alat bantu untuk bisa menemukan keyword seperti:

  • Google Trends.
  • Google Keyword Planner.
  • Ubersuggest.
  • Keyword everywhere.
  • 17 Keyword Tools Gratis dan Premium Terbaik.
  • Sebenarnya ada tools lain yang bisa di gunakan seperti moz,kw finder, keyword tool oi,semrush,ahrefs,answer the publis,sovle dan lain-lain.

Dari tools yang kami sebutkan di atas anda bisa menemukan dan menentukan ide kata kunci untuk target konten yang akan anda buat.

Apakah langkah pertama yang anda lakukan membuka Google Keyword Planner ?

Kalau iya,Mending jangan dulu!

Pernah kami menemukan informasi kalau ada kata kunci yang mempunyai atau BPK yang tinggi untuk pemain Google Adsense.

Padahal tidak demikian, nilai BPK yang anda lihat dari tools Google Keyword Planner itu hanya untuk Pemain PPC atau SEM.

Sama juga untuk BPK yang di lihat dari tools riset keyword lainnya.

Kalau anda belum paham ? Bisa mempelajarinya di Pencarian Berbayar.

Riset untuk Penjualan Produk atau Layanan

Di bawah ini hanya gambaran contoh untuk anda yang ingin melakukan riset kata kunci untuk penjualan atau layanan jasa yang ingin anda tawarkan.

“Jual”+”keywords”

“keywords”+”Murah”

“Beli”+”Keyword”

Ketika orang mencari jenis keyword seperti yang di sebutkan di atas biasanya mempunyai conversi action yang tinggi seperti mencari apa yang di butuhkan seseorang dalam mesin telusur.

Atau dalam bahasa internet marketing “Transactional keyword” bisa juga di sebutkan “buying keyword”

Ribet ya ?

Makanya kalau bisnis itu punya teknik biar ga kena tipu. Di sini banyak pemilik website atau produk terjebak.

Kalau anda seorang praktisi SEO atau Internet Marketer Profesional dapat di pastikan sudah memahami keyword seperti ini. Tapi tidak di sarankan menjebak untuk pemula.

Keyword untuk Traffic Informasional,referensi dan Awareness

“Panduan”+”Keywords”

“How to”+”Keyword”

“Tips” + “Keywords”

“Definisi” + “keywords”

Jenis keyword untuk awareness berbeda untuk penjualan.

Keterangan keyword biar tidak salah paham:

  1. Panduan berarti termasuk informasional dan referensi.
  2. kata kunci jenis kedua berarti ingin memberikan langkah-langkah.
  3. Konten referensi,seperti: list,review(sifatnya tidak tepat).
  4. Konten definisi(Tidak di sarankan kalau website anda masih tahap berkembang)

Karena jika tidak tepat anda tidak akan menemukan kata kunci potensial sesuai dengan bisnis anda.

Anda harus mengerti soal Intent(maksud pencarian seseorang) dalam menggunakan kata kunci.

Keyword jenis ini cocok untuk konten website seperti blog dan jurnal website. Terutama dalam konten untuk artikel.

Tidak di sarankan menggunakan konten definisi karena sudah ada website yang lebih di percaya seperti:

  1. Wikipedia.
  2. Bantuan Mesin telusur.
  3. Website berita atau viral.

Kecuali anda mempunyai keahlian di atas rata-rata pemasaran internet manusia pada umumnya.

Ok di bawah ini mungkin pertanyaan yang sering kami dengar terkait kata kunci.

Mengapa Riset Keyword Penting?

Jika ingin konten website anda mudah di temukan calon pelanggan tertarget di mesin telusur anda harus melakukan riset.

Kenapa?

Karena jika tidak menerapkan kata kunci tertarget untuk konten website. Bisa saja tidak akan mendapatkan pengunjung untuk sumber traffic potensial. Bahkan sebagus apapun konten website anda.

Jika sudah menempati posisi pertama konten website dari keyword tertarget akan terasa sulit untuk di singkirkan dari hasil mesin telusur.

Apa saja Keuntungan Riset Keyword?

Berikut ini beberapa keuntungan riset keyword untuk konten website seperti blog dan produk:

  1. Menemukan pelanggan tertarget.
  2. Konten mudah di temukan di hasil mesin telusur.
  3. Meningkatkan reputasi dan popularitas.

Selain riset keyword ada hal lain yang perlu anda lakukan seperti:

  • Menyajikan konten yang lebih baik dari kompetitor.
  • Mengenal SEO.
  • Mempromosikan konten dengan tepat.

Bagaimana Kalau Website saya tidak menggunakan Keyword Tepat?

Mungkin ini beberapa masalah yang akan anda alami jika tidak melakukan riset keyword:

  1. Konten website tidak di temukan calon audience.
  2. Memiliki postingan banyak tidak mendatangkan traffic.
  3. Website tidak berkembang dan maju.

Apakah website saya bisa populer tanpa keyword tertarget?

Bisa!

Membutuhkan biaya tidak sedikit untuk promosi(beriklan). Keahlian Internet marketing di atas kemampuan manusia biasa.

Membutuhkan expert SEO tingkat dewa dan soeltan.

Langkah-1. Mencari Ide Keyword Menggunakan Google Trends

5 Cara Riset Keyword Gratis untuk Kampanye SEO Tertarget

Bagaimana cara mencari ide keyword menggunakan google trends sebagai berikut:

  1. Masuk Google Trends.
  2. Atur Wilayah ke Indonesia.(Jika target audience demografis indonesia)
  3. Masukan topik yang ingin anda lakukan riset.
  4. Masukan kata atau query yang akan anda lakukan penelitian.
  5. Anda akan melihat angka 0-25-50-75-100 di dalam grafik yang terlihat.

Praktik terbaik dalam menggunakan Google Trends:

  • Cari Topik yang sesuai dengan konten anda.
  • Mempunyai nilai grafik minimal 50 ke atas dari data yang terlihat.

Bingung?

Tidak perlu repot,anda hanya perlu memasukan kata atau topik yang akan anda incar untuk konten. Misalkan topik konten website anda tentang resep kue.

Sebagai contoh:

Kami mencari trending menggunakan kata “membuat kue”

Dengan Google Trends kita dapat mengetahui suatu topik yang akan di bahas apakah mempunyai trending di mesin telusur google atau tidak.

Bahkan sampai 1 jam sebelumnya data bisa anda dapatkan dalam bentuk grafik seperti contoh gambar di atas.

Semakin tinggi nilai yang di berikan,berarti semakin tinggi peluang rasio CTR yang akan anda dapatkan.

Tapi tunggu dulu, hal ini bukan patokan konten website anda nantinya bisa mudah masuk halaman pertama google.

Menggunakan google trends bukan untuk menemukan kata kunci.

Tapi memastikan bahwa topik yang akan anda incar untuk konten memang mempunyai trending tepat sasaran di cari pengguna mesin telusur nantinya.

Kalau untuk membuat kata kunci kita membutuhkan tools lainnya seperti yang berbayar ataupun gratisan.

Conversi Keyword

Anda harus mengerti antara conversi dari kata kunci yang akan di incar dan melihat kompetisinya.

Conversion keyword artinya anda harus membuat kata kunci yang sesuai dari konten. Hal ini mengacu pada action pengguna mesin telusur dalam menyikapi konten anda nantinya.

Mengapa conversi?

Ketika anda ingin mendapatkan target dari kata kunci yang akan di incar. Anda harus paham apa tujuan dari keinginan seseorang dalam mencari sesuatu di mesin telusur menggunakan kata kunci.

Contoh:

  • ketika orang mencari keyword “kue”- berarti yang ada di halaman pertama penjelasan tentang kue.
  • Keyword untuk transaksi “kue murah”- ada dua kemungkinan orang ingin membeli kue atau resep.
  • Ketika kita mencari “cara membuat kue”-orang ingin mengetahui resep cara membuat kue.

Masuk akal kan?

Semua itu harus anda pahami. Karena beda jenis konten beda tujuannya pula.

Belum paham?

Tidak semua kata mempunyai volume tepat sasaran. Karena memang keyword yang sering di cari orang itu beda-beda fungsinya.

Solusi dari masalah tersebut bisa menerapkan riset keyword yang sekarang anda pelajari.

Note:Tidak semua Tools Keyword Gratisan memberikan data volume,conversi serta Kompetisi yang tepat, Karena itu tergantung dari user mesin telusur

Rasio peluang klik dari keyword yang akan anda incar nantinya seperti ini:

Berikut ini contoh conversi keyword:

1000 volume:100 klik(Jika sudah masuk halaman pertama hasil dari mesin telusur)/hari.

Karena ada 9 halaman yang bersaing dari kompetitor website anda.

Bingung,tenang kami akan menjelaskannya.

Ketika anda membuat kata kunci dengan volume yang mempunyai 1000 dari tools yang anda gunakan. Berarti rasio peluang klik hanya sekitar 100 kali itu tergantung dari CTR dan Tayang konten anda di hasil mesin telusur.

Maka untuk itu anda harus menerapkan SEO dan promosi selain riset keyword. Masih ingat tadi topik yang akan kita bahas untuk riset.

Iya sebagai contoh: “membuat kue”

Topik yang kami sebutkan di atas adalah contoh yang akan kita lakukan riset setelah mengetahui trendingnya di mesin telusur google.

Solusinya bagaimana agar dapat menemukan kata kunci tepat sasaran. Mengembangkan ide topik untuk keyword.

Conversi dari contoh topik tersebut berarti mengacu pada konten jenis informasional atau referensi.

Karena adanya kata “membuat” dalam keyword artinya seseorang ingin belajar membuat kue(user ingin mendapatkan langkah-langkah membuat kue).

Langkah-2. Mengembangkan Ide Topik konten, Menggunakan tools riset keyword gratisan

Di sinilah pemula terjebak mencari keyword yang tidak tepat sasaran sesuai untuk konten.

Salah satu rekan kami pernah bertanya seperti ini:

“Bang konten website saya sudah menempati posisi pertama dari kata kunci yang saya targetkan,tapi kenapa ya tidak bisa mendatangkan traffic organik”.

Ada 3 kemungkinan dari masalah tersebut:

  1. Konten yang di lihat SERPS Google mungkin masih tersimpan chache.
  2. Keyword yang di incar tidak ada yang mencari.
  3. Menggunakan kata kunci ekor panjang tak berconversi(volume,kompetisi dan intent).

Beda konten beda keyword,jangan sampai terjebak.

Jangan riset keyword untuk referensi dari kata kunci transaksi ataupun sebaliknya.

Kami sarankan anda menggunakan beberapa tools jangan hanya mengandalkan 1 tools. Hal ini untuk memastikan bahwa volume dan kompetisi yang di targetkan sesuai dengan apa yang di harapkan.

masih ingat tadi topik yang ingin kita lakukan riset dari google trends?

ya benar “membuat kue”.

Sebelum itu anda harus paham antara kata kunci untuk penjualan,referensi dan informasional. Seperti yang sudah kami jelaskan tentang informasional untuk contoh keyword.

Mencari Saran Kata kunci menggunakan Ubersuggest’s

5 Cara Riset Keyword Gratis untuk Kampanye SEO Tertarget

Dengan ubersuggest kita dapat menemukan ide saran kata kunci dari keyword induk yang sebelumnya di lakukan menggunakan google trends.

Lebih bagusnya lagi di tahun sekarang neilpatel merilis ubersuggest versi 0.2 yang dapat memberi tahu data siapa saja kompetitor target keyword.

Di ambil dari Search Engine Results Page dan bisa mengetahui kunjungan dari kompetitor website.

Bagaimana cara mencari saran kata kunci dari tools neilpatel ?

Silahkan ikuti langkah apa saja yang harus di lakukan:

  1. Masuk ke Ubersuggest.
  2. Ubah regional target keyword ke indonesia.(Karena topik “membuat kue” bahasa indonesia)
  3. Masukan ide topik yang sebelumnya sudah di tentukan di google trends.
  4. anda akan menemukan sugesti ide kata kunci turunan dari topik.
  5. pilih keyword yang mempunyai volume dan kompetisi ringan.(tergantung dari kemampuan).
  6. Save dalam bentuk file csv atau clipboard.

Apa langkah selanjutnya langsung menerapkan untuk konten?

Jangan dulu karena kita harus survey langsung terhadap Serach Engine Results Pages. Tujuannya mencari kata kunci long tail dan analisa kompetitor.

Dari gambar di atas kami menargetkan topik yang sama yaitu “membuat kue”.

Keterangan:

  1. Volume dari ubersugesst di ambil dari data API google keyword planner dan tools riset keyword lain.
  2. Perkiraan kompetisi dan SEO website lain.
  3. CPC abaikan jika anda bukan pemain beriklan.

Jika hasil dari ubersuggest kurang relavan dari konten website yang akan anda sajikan.

Kita bisa menambahkan menggunakan tools lain seperti keywords everywhere.

Idealnya untuk website startup membutuhkan angka kompetisi keyword maksimal 0.10 ke bawah lebih rendah lebih baik.

Tujuannya agar nanti ketika konten website di publish bisa mendapatkan peluang muncul di halaman pertama dari target kata kunci long tail.

Menambahkan ide kata kunci menggunakan Keywords everywhere

5 Cara Riset Keyword Gratis untuk Kampanye SEO Tertarget

Bagaimana cara riset keyword menggunakan keywords everywhere?

Silahkan ikuti langkah-langkah di bawah ini:

  1. Instal add-on keywords everywhere.(browser mozila dan chrome)
  2. Sama seperti tools riset lain anda akan bisa melihat volume,kompetisi dan biaya perklik.
  3. silahkan masukan ide topik seperti gambar di atas.
  4. anda akan menemukan banyak ide dapat melihat kompetitor dan kekuatan kata kunci.

Membuat keyword dengan 2 kata atau prasha akan sulit untuk bersaing. Karena query yang di jelaskan mungkin terlalu luas.

Solusi dari masalah tersebut anda harus mencari kata kunci ekor panjang.

Menggunakan keywords everywhere saja terkadang tidak cukup. Kita harus survey langsung ke search engine(google,bing, dan lain alin). Tujuannya untuk mengetahui siapa saja kompetitor dan difficuality keywords.

Note: Tidak semua tools keyword gratisan yang di gunakan dapat memberikan data yang akurat. Namanya alat bantu itu tidak pasti artinya data yang di berikan hanya berdasarkan Perkiraan!

Simpan ide kata kunci yang sudah anda temukan di ubersuggest atau keywords everywhere untuk di gunakan menggunakan tools lain.

Sekarang waktunya anda melakukan analisa volume dan kompetitor website. Dari kata kunci yang sudah anda temukan.

Analisa Volume dan Kompetitor di Search Engine Result Pages

5 Cara Riset Keyword Gratis untuk Kampanye SEO Tertarget

Setelah anda menemukan ide kata kunci yang akan di terapkan untuk konten. Anda bisa melakukan analisa volume dan kompetitor.

Tapi anda harus bisa menganalisa volume dan siapa kompetitor website anda. Tujuannya bukan hanya sekedar mencari keyword untuk konten. Tapi untuk menemukan kata kunci tertarget.

Berapa volume ideal dalam suatu keyword?

Itu tergantung dari pilihan anda dalam menguasai setiap kompetisi keyword.

Misal di sini kami mencari keyword mempunyai volume minimal 1000.

Coba anda lihat dari keyword induk yang kami masukan “membuat kue” mempunyai volume tinggi dan kompetisi 0.8.

Jika anda menggunakan keyword tersebut akan sulit untuk masuk halaman pertama.

Bahkan SEO Expert sekalipun.

Mengapa begitu?
Kata yang di cari tersebut bukanlah keyword, tapi topik kata kunci.

Butuh pembahasan luas,teknik SEO yang lebih advance dan pemasaran konten yang lebih dari internet marketer pada umumnya.

Kata tersebut mempunyai makna yang luas itulah mengapa akan sulit bersaing. Karena informasi yang akan di cari tidak ada objek dan subjek spesifik.

Tapi tunggu dulu, dari sini anda bisa mengenal kompetitor dan keyword yang akan bisa anda gunakan dari kompetitor.

Bisa anda lihat dari survey kata yang kita gunakan dari gambar di atas di duduki website berita atau website viral yang memberikan update setiap waktu.

Bagaimana kalau website anda di urus secara otodidak atau perorangan dan stratup?

Sulit tentunya. Tapi dengan long tail kita bisa masuk halaman pertama.

Difficuality Keyword

Beda keyword beda tingkat kesulitannya. Setiap tools riset pada umumnya mempunyai angka difficuality 0.0-0.100 untuk keyword.

Semakin tinggi angka yang di tampilkan. Berarti semakin tinggi pula tingkat persaingan dan sulit untuk masuk halaman pertama hasil mesin telusur.

Itulah mengapa di awal postingan kami tidak menyarankan menggunakan volume tinggi dan kompetisi ringan. Karena nantinya kita akan di hadapi dengan website yang sudah besar sebelumnya.

Jika konten website anda ingin bisa masuk halaman pertama. Anda harus mencari perkiraan kompetisi keyword di angka 0.10 ke bawah lebih baik di lihat dari longtail keyword.

Tapi ingat bukan berarti kompetisi 0.10 bisa masuk halaman pertama dengan mudah. Kita harus membuat konten yang lebih baik dari kompetitor.

Tips riset keyword untuk kampanye SEO website yang sukses menggunakan tools berbayar atau gratisan:

  1. Gunakan long tail keyword mempunyai conversi,volume dan kompetisi ringan.
  2. Simpan keyword induk untuk optimasi SEO lanjutan.
  3. Jangan memilih kata kunci seperti website yang sudah besar(berita dan wikipedia contohnya).
  4. Buat ide konten selanjutnya.
  5. Sajikan konten yang lebih dari kompetitor website.

Langkah-3. Mencari Long Tail Keyword dan LSI Tepat Sasaran

Ada banyak tools yang bisa anda gunakan untuk mencari kata kunci ekor panjang.

Tujuan dari menerapkan kata kunci ekor panjang untuk website Startup sebelum bisa menggunakan kata kunci utama.

Kata kunci ekor panjang bukan hanya soal “how to” +”keyword” atau bahkan “panduan”+”keyword”

Tapi kata kunci yang mempunyai volume sesuai,conversi keyword tepat sasaran dan kompetisi ringan.

Berikut ini hal yang bisa anda lakukan mencari kata kunci ekor panjang tertarget:

  1. Penelusuran terkait dari query mesin telusur.
  2. Menggunakan long tail keyword tools.
  3. Menggunakan kata kunci kompetitor.
  4. Menerapkan LSI untuk konten.

Mendapatkan kata kunci ekor panjang dari Penelusuran terkait google

5 Cara Riset Keyword Gratis untuk Kampanye SEO Tertarget

Di sinilah pemula sering di bohongi oknum yang membuat terjebak.

Related search dari google itu ada yang mempunyai volume dan ada juga yang tidak. Artinya jika sudah masuk halaman pertama sekalipun ada yang bisa mendatangkan traffic potensial dan juga tidak sama sekali.

Dan lebih parahnya lagi sering menggunakan related search di jadikan sebagai LSI atau Long tail keyword.

Padahal related search itu untuk membantu googlebot dalam memahami query yang di cari user untuk memberikan informasi yang di butuhkan secara spesifik dari subjek atau objek keyword.

Sebagai contoh dari gambar di atas terlihat.

  • cara-cara membuat kue mempunyai volume 270/bulan dengan perkiraan kompetisi 0.5
  • cara membuat kue bolu kukus volume 6000/bulan kompetisi 0.5
  • cara membuat kue bolu ulang tahun. 27.100/bulan kompetisi 0.5

Kami tekankan related kata kunci dari SERPS itu untuk memberikan query yang spesifik dalam menyajikan konten. Sehingga untuk LSI bisa saja tidak relavan seperti contoh di atas dengan keyword “membuat kue”.

Keterangan Related Search:
Penelusuran yang di lihat bisa saja tidak mempunyai volume dan kompetisi ringan. Karena biasanya sudah di duduki website yang lebih populer dari website anda.

Solusinya dengan mencari kata kunci ekor panjang dan memanfaatkan LSI.

Kita pilih dengan “cara membuat kue ulang tahun”. Tunggu dulu jangan langsung di terapkan anda harus mencari kata kunci yang memberikan objek atau subjek kata spesifik dengan cara di bawah.

Mencari Long tail keyword Tepat Sasaran

5 Cara Riset Keyword untuk Kampanye SEO Tertarget

Tools Riset:

Keterangan gambar dari Riset dan analisa keywords.

Dari LSI Keywords tools:

“Cara membuat kue ulang tahun kukus”

“Cara membuat kue ulang tahun sederhana”

Long tail keyword yang pertama memiliki volume yang sama dengan keyword ke dua. Tapi ada dua sisi yang berbeda yaitu kompetisi.

Kita harus cerdik memilih kompetisi agar bisa masuk halaman pertama.

Keyword pertama mempunyai kompetisi 0.01 berarti lebih ringan dari pada yang kedua 0.25

Berarti kita akan menggunakan keyword “cara membuat kue ulang tahun kukus”

Apakah keyword ke dua tidak di gunakan?

Bisa di gunakan jika konten anda akan di lakukan optimasi lanjutan.

Mendapatkan kata kunci dengan menggunakan long tail memang bisa berdampak konten website anda mudah di temukan calon pelanggan.

Mengapa begitu?
Biasanya long tail keyword mempunyai volume ringan hanya sekitar 1000-100/bulan.

Tapi tunggu dulu bukan berarti volume ringan tidak bisa mendapatkan pengunjung tepat sasaran. Karena pada dasarnya anda sudah bisa menemukan kata kunci induk dan ide dari langkah sebelumnya.

Analisa dan Kompetitor Long tail

5 Cara Riset Keyword untuk Kampanye SEO Tertarget

Coba anda lihat dari penggunaan long tail keyword yang sudah kita temukan dari langkah-langkah sebelumnya yang sudah kita lakukan.

Dengan keyword “cara membuat kue ulang tahun kukus”.

Tingkat kompetisi keyword menjadi ringan dan kompetitor juga tidak di duduki website berita dan konten viral atau wikipedia.

Artinya jika anda membuat konten lebih baik dengan menerapkan keyword tersebut bisa masuk halaman pertama dengan mudah.

Untuk bisa membuat artikel tepat sasaran bersaing bisa mendapatkan ranking terbaik di google dengan langkah tepat ini:

Oh ya tunggu dulu selain dari langkah-langkah yang sudah di jelaskan.

Mungkin anda juga bisa menggunakan Google keyword planner untuk memastikan bahwa keyword yang kita incar memang benar-benar akurat dan tertarget.

Seperti yang kita tahu keyword planner merupakan produk google artinya tingkat volume yang di berikan perkiraan benar mempunyai kecocokan 70-80%.

Bukan berarti selamanya benar karena tergantung dari user mesin telusur dalam menyikapi konten nantinya.

Karena ada 9 link yang bersaing dengan konten website anda nantinya.

Langkah-4. Membuat Keyword Menggunakan Google Keyword Planner

Cara Riset Keyword Gratis untuk SEO

Ada 2 cara yang bisa anda lakukan untuk membuat kata kunci dari google keyword planner yaitu:

  • Temukan ide kata kunci.(Tidak di sarankan kalau anda tidak beriklan di google ads)
  • Mendapatkan data(dari tools keyword gratisan sebelumnya).

Mengapa keyword planner?

Karena konten berbentuk iklan sudah pasti bisa menempati posisi pertama bahkan masuk halaman pertama tanpa SEO. Tapi dengan beriklan dan membutuhkan uang.
Meski data yang di munculkan itu memang benar,tapi itu hanya perkiraan.

Kalau untuk action itu tergantung dari calon audience anda dalam menyikapi konten.

Karena tingkat keberhasilan dalam melakukan riset keyword itu harus di barengi dengan conversi.

Misalkan konten website anda berjenis blog.

Kalau blog kan identik dengan konten informasional atau referensi. Ketika anda menargetkan kata kunci yang tidak sesuai. contohnya:

Transaksi keyword untuk konten informasional,halaman website anda meski konten sebagus apa pun tidak akan bisa menempati posisi 1 jika menggunakan keyword jenis ini.

Dari langkah ini pastikan anda sudah memahami setiap jenis keyword yang di jelaskan sebelumnya.

Data dari berbagai macam Tools yang anda gunakan dalam melakukan penelitian itu di ambil dari API Google keyword planner dan berbagai API serupa lainnya.

Ide Kata kunci dari Google Keyword Planner

5 Cara Riset Keyword untuk SEO

Mencari ide kata kunci dari google keyword bukan pilihan tepat. Kalau anda bukan ingin menayangkan iklan.

Mengapa begitu?

Karena data yang di berikan hanya untuk pengiklan.

Dari contoh gambar di atas anda bisa mengetahui apa saja kelemahannya.

Kami masih menggunakan ide keyword “membuat kue” bayangkan anda akan sulit memilih keyword yang akurat. Kecuali memang anda sudah mengenal semua jenis konten website dan calon pelanggan dengan beriklan menggunakan google ads.

Keterangan:

  1. Volume dari google keyword planner memang benar. Tujuannya untuk beriklan.
  2. CPC yang anda lihat itu biaya untuk pemain SEM,PPC dan Impressi keyword.(google ads)
  3. Kompetisi itu berbagai tools gratisan yang sudah anda lakukan mengikuti angka dari keyword planner.

Oh ya mengapa kami tempat kan Google Keyword Planner di bawah. Karena takutnya ada beberapa orang yang salah menanggapi keyword planner untuk SEO.

Coba bayangkan jika sebelumnya kita hanya mengetahui keyword dari planner. Kita akan sulit menentukan keyword tertarget. Apakah transaksional,buying keyword,informasional,refrensi atau definisi?

Karena terlalu luas, itulah mengapa kami menyarankan menggunakan tools lain terlebih dahulu. Contohnya:

  1. Google keyword planner akan menampilkan berbagai macam jenis keyword.
  2. Butuh modal untuk beriklan agar masuk halaman pertama.
  3. Tidak bisa permanent berada di posisi 1.

Tapi ada 1 kelebihan yang bisa kita gunakan menggunakan keyword planner mengetahui volume dan kompetisi keyword.

Dapatkan data Kata kunci dan Volume Menggunakan Google Keyword Planner

Cara Riset keyword menggunakan Google keyword planner seperti ini:

  1. Masuk ke google keyword planner.
  2. Masukan data keyword sebelumnya tersimpan.
  3. Filter keyword tergantung jenis konten website.
  4. cari volume dan kompetisi sesuai dengan pilihan.
  5. Terapkan LSI yang relavan untuk website.

Pastikan anda sudah menyimpan data keyword sebelumnya. Karena dengan begitu anda dapat memastikan keyword yang akan di incar memang mempunyai perkiraan yang benar.

Bukan hanya dari segi tools lainnya.

Tapi dari query yang sering di cari seseorang dalam mesin telusur Google.

Memastikan Long tail Menggunakan Google Keyword Planner

Berikut ini bukti menggunakan Google keyword planner untuk membuat kata kunci ekor panjang:

5 Cara Riset Keyword Gratis untuk Kampanye SEO Tertarget

Long tail keyword “cara membuat kue ulang tahun” sama dengan keyword tools gratisan yang sudah kita lakukan riset sebelumnya. Yaitu mempunyai volume 27000/bulan dengan kompetisi 0.1

Artinya data yang di berikan tools riset keyword gratisan memang menggunakan API dari keyword planner dan tools riset keywords serupa.

Itu hanya sebagian karena tidak ada object spesifik dari kata kunci tersebut,kita harus memastikan bahwa “cara membuat kue ulang tahun kukus” mempunyai volume atau tidak silahkan lihat tahapan selanjutnya.

Memastikan Keyword untuk LSI dan Additional

5 Cara Riset Keyword Gratis untuk Kampanye SEO Website Tertarget

Kalau kita menggunakan keyword “cara membuat kue ulang tahun” sulit mendapatkan peringkat jika tidak di lakukan promosi tepat sasaran.

Untuk itu kita harus memastikan keyword dengan subjek spesifik.

Coba anda lihat dari gambar di atas “cara membuat kue ulang tahun kukus” bisa membuat kata kunci yang memang relavan untuk konten resep di awal kalimat yang kami berikan gambaran di atas tentang “membuat kue”. Dengan penjelasan “kukus sebagai informasi spesifik untuk calon pelanggan konten anda dan juga pandangan mesin telusur.

Apa langkah selanjutnya?

Apakah langsung membuat konten dengan judul “cara membuat kue ulang tahun kukus”

Jangan itu hanya topik,anda bisa menjadikannya judul secara informatif dengan melanjutkan pemahaman di bawah.

Langkah-5. Menempatkan Keyword untuk Konten

Percuma anda melakukan riset berjam-jam atau sampai bulukan. Kalau anda menerapkan keyword yang tidak tepat.

Mengapa begitu?

Jika anda ingin kampanye SEO yang anda terapkan tepat sasaran. Anda harus tepat dalam menempatkan keyword di konten website anda.

Tujuan utamanya agar memaksimalkan kata kunci ekor panjang yang sudah anda dapatkan dapat memberikan hasil paling tidak masuk halaman pertama dulu.

Sebelum anda bisa menggunakan kata kunci yang mempunyai volume lebih tinggi dan tentu saja dengan kompetisi yang lebih ketat pula.

Berikut ini hal yang perlu anda lakukan:

Menyimpan data volume keywords induk untuk Optimasi lanjutan

Apakah kita hanya bisa mengandalkan long tail keyword?

Tidak,anda bisa membuat konten website di posisi pertama jika melakukan 3 hal penting selain riset tepat sasaran.

Dengan catatan menyimpan kata kunci long tail sebelumnya untuk optimasi lanjutan.

contoh dari penelitian kita:

“cara membuat kue ulang tahun” bisa anda gunakan di lain waktu setelah anda membuat konten “cara membuat kue ulang tahun kukus” dengan tambahan konten lain untuk di jadikan kumpulan.

Cara Menempatkan hasil riset keyword yang benar untuk Konten

Praktik terbaik dalam menerapkan keyword untuk konten sebagai berikut:

  1. Menggunakan keyword dalam title.
  2. Menerapkan ide keyword induk dalam paragraf pertama.
  3. Memasang keyword di dalam url/link konten.
  4. Menerapkan LSI untuk konten website.

Jika anda masih bingung dalam menerapkan keyword untuk konten. Silahkan ikuti panduan berikutnya untuk bisa membuat konten website.

Jangan samakan topik keyword untuk judul secara utuh. Kita harus bisa membuat ego bait seseorang manusia dengan mempercantik judul dari keyword yang sudah kita lakukan riset.

 

Apa langkah selanjutnya yang ingin anda lakukan?

Menerapkan SEO di dalam halaman atau konten website anda.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *