Cara Menggunakan Google Analytics untuk Website

Cara Menggunakan Google Analytics

Tutorial pertama di Indonesia terlengkap bagaimana cara menggunakan google analytics.

Kami tidak hanya akan memberi tahu anda bagaimana cara menerapkan tracking kode untuk pemula.

Bahkan sampai bisnis atau mendapatkan laporan traffic website.

Tapi akan memberi tahu manfaat luar biasa webmaster tools dari google ini, yang bisa anda terapkan untuk website.

Selain itu dapat menjadikan website anda menjadi strategi peluang bisnis jangka panjang.

Jika sudah mendapatkan traffic organik ke depannya.

Kalau anda seorang pemilik website seperti:

  1. Blogger dari blogspot.
  2. Pengguna WordPress.
  3. Bisnis UKM.
  4. Developer Web atau Aplikasi.
  5. Internet Marketer.
  6. Dan lain-lain.

Pasti anda sudah tau dengan Google Analytics,tapi dalam penggunaanya hanya sedikit orang atau webmaster yang memahaminya.

Itu karena anda akan melihat data dari angka,grafik atau laporan yang mungkin terlihat aneh.

Karena tidak ada pelajaran di sekolah dulu.

Mungkin di bawah ini pertanyaan yang ada di benak anda sekarang.

Bagaimana Cara Menggunakan Google Analytics?

Berikut ini cara secara garis besar menggunakan Google Analytics,untuk:

  • Menganalisa kinerja Website.
  • Memasang tracking code Google Analytics untuk bisnis.
  • Melakukan Kampanye Audit untuk SEO wesbite.
  • Strategi untuk Jangka panjang.
  • Menerapkan Conversion Optimasi.
  • Menentukan target Goal website dari Google Analytics.

Bingung mulai dari mana karena tidak tahu istilah yang kami jelaskan di atas?

Silahkan ikuti tutorial lengkapnya terbaru di bawah ini:

Daftar Website ke Google Analytics

Cara Memasang Google Analytics di Blogspot

Sebelum memulai pastikan anda sudah mempunyai akun Google.

Langkah-langkah yang perlu di lakukan:

  • Masuk Google Analytics.
  • Klik daftar.
  • Situs atau Aplikasi seluler.
  • Isi semua data yang di perlukan.
  • Dapatkan ID pelacak.

Alternatif: Panduan Resmi

Lihat contoh gambar di atas apa saja yang perlu di isi, bahkan jika anda masih awam.

Cara Memasang Tracking Code

Pengguna Worpdress dan Blogspot bisa di pasang antara <head>kode tracking</head>.

Langkah selanjutnya yang harus di lakukan memasang traciking kode di website.

Kalau anda hanya mempunyai 1 website anda tidak perlu membuat properti.

Karena sudah anda lakukan di tahap sebelumnya.

Kalau memang anda seorang pembisnis yang mempunyai banyak website untuk client.

Bisa membuat properti lain.

Misal yang satu untuk bisnis dan yang lain untuk personal.

Langkah-1. Memasang Tracking Kode di Website

Memasang tracking kode Google Analytics khusus untuk pengguna wordpress dan blogspot.

Bisa di lakukan dengan cara:

  • Membuka template.
  • Editor
  • cari kode <head> sampai </head>.
  • Pasang kode antara heading.
  • Klik simpan.

Langkah-2. Tracking Kode terpasang

Setelah kode terpasang di website anda.

Langkah selanjutnya menuggu sampai data bisa terlihat.

Alternatif jika anda bingung bisa menggunakan plugin MonsterInsights.

Dalam tahap ini anda sudah berhasil menghubungkan website anda dengan google analytics.

Tunggu 1-2 hari sampai data terlihat di dasboard Google Analytics anda.

Fungsi dari Google Analytics

Apakah manfaat dan fungsi yang anda ketahui tentang Google Analytics hanya untuk:

  • Melihat traffic.
  • Bounce Rate,CTR dan Goal.

Itu hanya dari bagian analisa website dasar.

Sebenarnya ada fungsi lain yang bisa anda maksimalkan.

Bahkan jika anda sebelumnya seorang blogger yang ingin menjadikan blog anda peluang bisnis. Seperti:

  1. Mengenal calon pembaca tertarget.
  2. Menemukan calon pelanggan sesuai konten.
  3. Target pasar yang akurat untuk jenis bisnis.
  4. Apa yang mereka butuhkan dari website anda.
  5. Aksi apa yang ingin di dapatkan dari pelanggan.

Mengetahui Siapa Calon Pelanggan Anda

Kalau anda buta dengan siapa calon pasar bisnis sendiri.

Berarti anda akan kehilangan peluang untuk jangka panjang.

Dengan menggunakan Google Analytics kita bisa menemukan siapa saja orang-orang yang cocok untuk suatu website di internet.

Contoh:

Anda mempunyai bisnis tentang penjualan siomay.

Siapa calon pelanggan anda?

Apakah anak-anak,remaja atau dewasa?

Apakah mereka tertarik dengan apa yang anda tawarkan?

Kalau anda belum tahu dengan hal spesifik itu.

Anda bisa menggunakan Google Analytics untuk mengetahuinya.

Seperti:

  • Demografi-Usia dan Jenis kelamin dominan.
  • Minat-Siapa yang lebih berminat.
  • Geografis-Lokasi dan bahasa.
  • Perilaku-Kunjungan halaman ke website.
  • Teknologi
  • Tolak ukur.

Dimana Anda bisa menemukan Mereka?

Dengan adanya akuisisi dari Google Analytics dapat membantu anda dimana tempat anda bisa menjangkau mereka.

Apakah melalui email?

Mesin telusur?

Atau sosial media?

Kalau dulu kita melakukan promosi dengan mencari pelanggan.

Dengan adanya internet bisa membuat orang mencari bisnis anda.

Hal tersebut tidak semudah anda lakukan jika sebelumnya anda belum mengetahui caranya.

Apa yang mereka inginkan dari website anda?

Sebagai seorang pembisnis online harusnya sudah mengerti apa yang ingin calon pelanggan anda dapatkan.

Apakah hanya dengan melakukan pemasan dan promosi,tidak hanya itu.

Anda harus bisa memberikan sesuatu untuk mereka.

Sebagai contoh memberikan trial,memberikan gratis dan informasi dari industri anda.

Apa yang ingin anda dapatkan dari mereka?

Dalam melakukan pemasran di internet kita tidak hanya harus memberikan apa yang mereka butuhkan.

Tapi kita harus bisa mendapatkan penggantinya,seperti:

  • Kontak.
  • Email.

Anda harus bisa membuat apa yang di butuhkan calon pelanggan untuk bisa mendapatkan target anda.

Dari mengikuti cara yang kami berikan.

Anda dapat mengetahui apa saja yang di butuhkan tidak hanya untuk industri tapi membuat jaringan yang lebih luas.

Cara Membaca Laporan Data

Cara Membaca Laporan Data Google Analytics
Cara Membaca Laporan Data Google Analytics

Ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk membaca laporan dari website menggunakan Google Analytics.

Seperti laporan tenggang waktu,calon audience(target pasar),kunjungan website,perilaku audience dan konversi aksi yang ingin di dapatkan.

Ada 1 hal yang membuat kami suka dengan adanya internet.

Kita bisa mengevaluasi apa saja kekurangan yang di miliki industri kita untuk mendapatkan kelebihannya.

Real-time Reports

Laporan real time artinya anda bisa mengetahui apa saja yang di lakukan seseorang dalam website anda seperti:

  • Ringkasan-Hal yang di lakukan user saat ini juga.
  • Lokasi-tempat user berasal menemukan website.
  • Sumber traffic-dari mana mereka menemukan anda.
  • Konten-apa yang mereka lakukan dengan website.
  • Peristiwa-Sikap audines dalam explorasi.
  • Konversi-aksi yang di lakukan user.

Laporan Audiens

Anda bisa mengetahi siapa saja orang tepat untuk industri anda.

Awas jangan sampai terjebak karena tidak semua website mempunyai audiens sama.

Kita harus mengerti antara audiens,influencer dan kompetitor di internet.

Akuisis Reports

Laporan akuisisi merupakan laporan sumber website mana yang menjadi rujukan audiens dari luar menuju website anda.

Pada umumnya dalam laporan akuisis terbaik dari search engine atau email.

Karena memang benar seseorang membutuhkan industri dari jenis website anda.

Selain itu anda juga bisa mengetahu kata kunci apa yang sering di cari user dari website anda.

Dengan cara mengintegrasi Google search console dan analytics.

Tujuannya melihat laporan spesifik query yang di cari user dari mesin telusur google.

Perilaku

Laporan perilaku berguna untuk membuat engagement antara seseorang dalam menyikapi konten website,

Di mulai dari user awal masuk sampai ketahap keluar dari website anda.

Biasanya ada hubungan dengan Bounce rate yang di miliki website.

Masih ingat dengan analisa website yang kami jelaskan sebelumnya?

Ya benar beda konten beda pula nilai bounce rate ideal.

Seperti konten produk dan informasional.

  • produk sekitar 75%-90% masih di angap wajar.
  • Bounce rate untuk konten informasional 50-60%.

Logikanya seperti ini:

Ketika kita membutuhkan produk untuk di beli. Biasanya orang akan mencari langsung di internet apa yang ingin di butuhkan.

Di situ dia tidak akan langsung memberikan aksi.

Biasanya mencari referensi sebelum membeli. Maka untuk itu konten informasional dapat memberikan penjualan untuk website.

Itulah mengapa bounce rate yang terjadi dalam suatu industri menjadi tinggi.

Konversi Report

Goal dalam melakukan pemasaran tidak hanya di lakukan untuk mendapatkan traffic.

Mengapa?

Ada banyak kasus banyak traffic belum tentu memberikan aksi.

Ada juga traffic sedikit mampu meningkatkan konversi.

Alasannya sudah pasti konten.

Contohnya seperti ini:

Blog berarti konversi yang harus di dapatkan pembaca.

Produk berarti orang harus membeli.

Itu menjadi alasan mengapa Indonesia menjadi negara tertinggal.

Mayoritas orang ingin mendapatkan traffic organik tapi lupa apa tujuan mereka.

Serius ini terjadi karena mereka tidak bisa membuat buyer persona.

Menentukan Target Goal dari Google Analytics

Bagaimana cara mementukan target goal menggunakan Google Analytics?

Cara Menggunakan Google Analytics untuk Website

Silahkan ikuti:

Pada umumnya seorang webmaster harus mempunyai target goal. Tiap jenis konversi seperti:

  1. Pendapatan(Website e-commerce atau toko online)
  2. Akusisi(membangun data pelanggan)
  3. Engagement(Keterikatan seseorang dengan website)

Sesuaikan dengan jenis industri anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *