Analisis Website untuk Audit SEO Signifikan

Analisis Website untuk Menilai Kinerja Audit SEO Signifikan

Analisis website adalah cara menganalisa,menilai,mengukur dan meningkatkan kinerja website terhadap pemasaran konten. Dengan melakukan analisis kita dapat mengetahui apakah Audit SEO yang kita terapkan sudah Goal apa belum tercapai dalam pemasaran konten terhadap mesin telusur.

Cara Menganalisa kinerja website bukan hanya dari segi tampilan,konten dan traffic.

Tapi juga menilai kinerja Audit SEO Website apakah ada peningkatan atau tidak.

Bukan hanya soal “site:link” saja yang di lakukan webmaster dalam memonitori kinerja website.

Karena itu hanya memastikan bahwa url website ada di indeks mesin telusur. Jangan buang-buang waktu untuk hal itu.

Apakah kampanye SEO anda sudah sukses ?

Apakah anda sudah mendapatkan audience konten website tertarget?

Apakah target ROI tercapai dari website?

Dalam mengelola dan analisis website ada 4 hal penting yang perlu anda perhatikan dan lakukan untuk kesuksesan, apa lagi untuk website startup.

Seperti ini susunannya:

  • Merencanakan konten website.
  • Membuat konten(artikel blog,produk,atau layanan).
  • Mempromosikan terhadap audience tertarget.
  • Menilai kinerja SEO.

Analisa itu penting bukan hanya dari segi SEO tapi juga pemasaran konten.

Karena dari sini kita bisa mendapatkan data informasi apa saja yang kurang dari website kita.

Anda harus mempunyai target dalam mengatur kinerja website.

Misal anda harus membuat laporan perminggu,bulanan, 1 semester atau tahunan.

Itu perlu di lakukan jika ingin mengetahui performa kinerja website.

Kalaupun ingin website mempunyai peningkatan populartias dan trending bukan hanya dari segi traffic saja tapi target ROI.

Cara Menganalisa Kinerja SEO Website

Berikut langkah-langkah yang perlu di perhatikan dalam cara analisis website seperti ini:

  1. Menghubungkan website ke Tools Analisa Google Analytics.
  2. Traffic Website.
  3. Posisi konten di SERPS dari Penerapan SEO.
  4. Query(kata kunci) yang sering di cari pelanggan konten.
  5. Bounce Rate dan Clic Tough Rate.
  6. Strategi lanjutan untuk target.

Dari 6 langkah yang kami sebutkan di atas bisa membantu anda dalam menganalisa website.

Google Analytics untuk Analisa Website

Seorang pembisnis online profesional atau seorang blogger sukses sudah pasti menghubungkan websitenya menggunakan tools analisa terbaik dari google ini.

Mengapa wajib?

Karena data yang di berikan lengkap bukan hanya dari jumlah visitor.

Tapi memberikan semua data akurat kinerja website anda dalam kurun waktu tertentu.

Misal saat ini,jam,harian,mingguan,bahkan sampai waktu saat pertama website anda launching.

Selain itu berikut ini beberapa keuntungan menggunakan google analytics:

  1. Mengetahui kelemahan dan kelebihan website.
  2. Melakukan A/B test untuk conversion optimaze.
  3. Konten selanjutnya yang di butuhkan calon pelanggan.
  4. Membuat rencana untuk Target Goal.

Pastikan anda sudah menghubungkan website anda dengan Google Analytics.

Kalau belum silahkan ikuti panduan resminya. Tunggu beberapa hari sampai Data terlihat karena tidak bisa langsung di dapatkan jika baru terhubung.

Analisa Traffic website dari Google Analytics

Analisis Website untuk Audit SEO Signifikan

Analisa Traffic website dari Google Analytics langkah pertama yang bisa anda lakukan.

Anda bisa mengetahui target pasar dimana saja seseorang bisa menuju halaman website anda.

Contoh keterangan gambar sumber traffic Ilmu Blog:

  1. 42,9% Refferal artinya traffic yang di dapatkan dari backlink atau sumber website yang memberikan rujukan.
  2. 40,5% Seperti yang kita tahu organik search menjadi bagian penting utama yang ingin di dapatkan setiap bisnis. Karena sumber traffic jenis ini berarti website memiliki konten berkualitas baik.
  3. 13,1% Dirrect karena dulu website ilmu Blog saat pertama launching menggunakan blogger atau pengalihan domain.
  4. Tidak ada persentase yang di tampilkan dari sosial. Karena belum mempromosikan lagi ke sosial media.

Pada umumnya ada 4 hal Google Analytics memberikan laporan traffic untuk website seperti:

  • Organik Search: Hasil dari pencarian user terhadap mesin telusur dengan keyword target.
  • Refferal: Traffic yang di dapatkan dari rujukan website lain.
  • Direct: Traffic dari hasil redirect atau penghalihan.
  • Sosial: Bisa juga disebut traffic non organik dari sosial media.

Audience Konten Website

Kerennya Google Analytics bisa mengetahui audience website kita secara lengkap.

Sebagai contoh inilah audience website ilmu blog:

  1. Usia 18-24/Rata-rata ke atas. Jenis Kelamin lebih dominan laki-laki dan rendah ke wanita.
  2. Mendalami Digital Marketing dan Engagement seputar Website di Internet.
  3. Bahasa Indonesia,translete English-Lokasi Nasional&Internasional.
  4. Mobile(HP),Desktop dan Tablet.

Ini penting di ketahui karena dengan begitu anda bisa tahu siapa saja orang-orang yang tepat mendapatkan konten website anda.

Goal Target Website

Apa anda sudah mempunyai target yang ingin anda capai dari website?

Apakah brand awareness?

Penjualan ?

Atau perkembangan bisnis ?

Anda harus punya target dalam mengelola website,yang ingin anda minati.

Hal ini mengacu pada ROI untuk website anda seperti: Budget untuk website,Investasi beriklan dan Profits.

Pada umumnya ada 3 hal yang ingin website dapatkan:

  • List Building.
  • Traffic Organik.
  • Popularitas dan Branding.

Tujuannya bukan hanya traffic saja tapi menemukan pelanggan tepat sasaran.

Kenali Perbedaan Audience,Influencer dan Kompetitor

Ada banyak di luar sana pembisnis online pemula atau bahkan sudah lama ngeblog yang buta akan audience, influencer dan kompetitor website.

Jika anda sudah mengenal 3 istilah penting ini dapat di pastikan bahwa website anda bisa sukses,bahkan meski memiliki kompetisi yang tinggi sekalipun.

Tujuannya untuk membuat strategi dan taktik tepat yang akan di terapkan untuk website.

Mengapa penting?

Karena konten adalah raja.(Menurut Google)

Artinya hanya konten yang memiliki kualitas baik yang akan muncul di halaman pertama(mesin telusur dari kata kunci).

Untuk itu maka anda harus mengenal 3 hal ini sebelum anda bisa menerapkan SEO.

Audience(Target Market)

Kalau anda tidak mengenal siapa audience konten website anda.

Dapat di pastikan kalau kampanye SEO yang anda kerjakan dan jalankan hanya sebagai angan.

Lah ko angan?

Coba bayangkan ketika anda mempromosikan konten hanya mengandalkan sosial media facebook,apakah akan ada perkembangan?

Bisa sih kalau anda mau sedikit bekerja keras. Contohnya beriklan.

Tapi kalau untuk website start up,Tidak sama sekali.

Untuk itu maka anda harus mengenali siapa saja calon audience website anda.

Berikut ini beberapa hal yang bisa anda dapatkan menggunakan Google Analytics seperti:

  • Demografi: Usia dan Kelamin
  • Minat: Apa yang ingin di dapatkan seseorang dari konten website anda? beli produk,pembaca,menjalin bisnis.
  • Geografis: Lokasi dan Bahasa Target Market.
  • Perilaku: Pelanggan,pembaca loya dan testimoni.
  • Teknologi: Perangkat yang di gunakan dan Browser.
  • Perangkat: Mobile,Desktop dan Tablet.

Kalau kurang jelas anda bisa melihat contoh dari Audience Ilmu Blog yang sudah di jelaskan sebelumnya.

Bukan berarti menyamakan audiencenya,karena setiap konten berbeda. Jangan salah paham soal target market.

Influencer

Influencer merupakan website yang memiliki kemiripan topik dengan niche website anda.

Hal ini bisa di lakukan bisnis saling menguntungkan jika anda aktif dalam menjalin sosialisasi bersama dengan website influencer.

Tapi sayang di indonesia biasanya takut.

Katanya ngasih backlink sama saja dengan bunuh diri, Padahal tidak demikian.

Memberikan backlink bisa di jadikan taktik,dengan catatan konten website anda mempunyai kualitas terbaik di keyword anda incar dengan 10 halaman yang sudah ada.(di hasil mesin telusur dari kata kunci yang anda incar)

Sebagai contoh:

Konten website anda tentang makanan anjing.

Anda bisa mencari influencer sesama topik yang ada kaitannya dengan anjing.

Seperti aksesoris,cara merawat anjing dan lain-lain.

Apa manfaat dari mengenali influencer?

Ada banyak manfaat yang bisa anda dapatkan. Seperti:

  1. Mempromosikan konten silang.
  2. Menambah wawasan.
  3. Meningkatkan engagement.

Mengapa kami tidak menambahkan link exchange?
Karena di tahun sekarang Google semakin pintar dalam menilai backlink.

Link exchange bukan pilihan tepat. Tapi ada cara lain yaitu mempromosikan silang menjadi pilihan tepat.

Karena dari itu anda akan bisa mendapakan calon audience relavan yang sama dari konten influencer website anda.

Lalu bagaimana cara saya bisa mendapatkan backlink untuk reputasi website?

Caranya dengan melakukan link building.

Kami pernah membuat panduan tentang bagaimana cara membangun backlink yang akurat untuk website seperti:

Kompetitor Website

Kalau influencer sesama.

Ada hal lain yang perlu anda ketahu lagi yaitu,kompetitor.

Apa itu kompetitor website?

Website yang memiliki topik sama persis dengan website anda.

Biasanya memiliki target keyword yang sama.

Tujuan yang sama dan target pasar yang serupa.

Sebagai contoh anda menargetkan keyword:”cara membuat bolu”(sebelum membuat konten).

Dan anda melihat 10 link di halaman pertama hasil keyword tersebut di google.

Maka itulah kompetitor website anda.

Bounce Rate,CTR dan Impressi

Ada banyak beberapa pembisnis online yang masih belum tahu apa saja dampak dari Bounce Rate,CTR dan Impressi.

Sering di anggap spele padahal dari sini kita bisa mengetahui kinerja kualitas website kita terhadap pengguna dan mesin telusur.

Ketiga hal penting ini menjadi bagian dari SEO audit karena mampu memberikan data spesifik website terhadap sikap pelanggan.

3 Elemen penting ini dalam melakukan Analisa dapat memberikan apa yang di butuhkan website anda ke depannya.

Langsung saja dalami apa saja di bawah ini.

Bounce Rate

Pengalaman Pengguna

Rasio Pantulan(Bounce Rate) konten website dari satu halaman ke halaman lain sangat berpengaruh terhadap kinerja dan perkembangan website anda.

Karena dari sini kita bisa mengetahui sikap manusia dalam menanggapi konten website.

Sebagai contoh di ambil dari Ilmu Blog:

Bounce Rate 64,52% dengan Durasi sesi rata rata 4 menit:42 detik.

Tidak jelek-jelek amat kan.

Belum paham?

Konten website Ilmu Blog kan tentang Blog artinya seseorang ingin mendapatkan informasi,referensi atau Panduan.

Keterangan Gambar:

  1. Bounce Rate 64,52% Masih termasuk tergolong normal(standarisasi website strat up).
  2. Durasi Sesi rata-rata 4:42 Menit. Artinya seseorang merasa puas dalam mendapatkan informasi yang di carinya.

Berapa angka ideal website informasi sekitar 70% sampai 50% di anggap informasi yang di sampaikan dapat di percaya.

Beda konten beda nilai idealnya.

Berapa nilai ideal untuk website bisnis seperti penjualan produk,layanan dan jasa?

Nilai untuk konten bisnis: sekitar 70-90% Cukup ideal untuk website jenis ini.

Mengapa ?

Bukan berarti bounce rate rendah jelek untuk konten penjualan.

Tapi dari sini Google bisa tahu kalau jenis konten website tersebut konten penjualan(transaksional) meski bounce rate tinggi.

Contoh bounce rate untuk penjualan,bayangkan saja:

Ketika seseorang ingin membeli suatu produk dengan mencari menggunakan keyword di mesin telusur.

Beli+”Keyword”

“Keyword”+Murah

Biasanya conversi aksi yang ingin di dapatkan pengguna tersebut mempunyai kemungkinan membeli sekitar 75%.

25% sisanya untuk memastikan sebelum action user.

Karena memang mereka sangat butuh itu.

Dan membuat Bounce Rate di angka 3/4 ideal untuk website penjualan. Karena mereka tau sedang ingin mendapatkan sesuatu.

Masuk akal?

Meski bounce rate tinggi berbeda dengan konten informasional. Berarti seseorang sudah menemukan apa yang mereka butuhkan.

Click Tough Rate

CTR merupakan penggabungan antara impressi dan rata-rata klik seorang pengguna mesin telusur dalam menanggapi konten website anda dari target keyword.

Semakin tinggi nilai CTR yang di berikan,semakin tinggi anda akan mendapatkan peluang traffic organik di mesin telusur.

Hal ini biasanya mengacu pada posisi halaman konten website berada di urutan berapa.

Idealnya jika anda ingin website mendapatkan traffic organik tertarget maka anda membutuhkan SEO.

Mungkin ini masalah yang paling sering di hadapi seorang webmaster atau blogger.

Mendapatkan CTR yang rendah.

Bagaimana anda bisa bersaing dengan website kompetitor kalau CTR website anda saja rendah.

Kami punya solusinya dengan menerapkan ini:

Kalau konten website anda tentang penjualan atau website e-commerce, blog menjadi pilihan tepat untuk membuat konten informasional. Tujuannya mengarahkan user dari konten referensi ke penjualan produk anda.

Karena orang rata-rata sebelum membeli produk di internet ingin mencari referensi terlebih dahulu sebelum action.

Impressi Keyword Konten

Analisis Website untuk Kinerja SEO

Impressi merupakan seberapa sering konten website anda muncul dari keyword yang di cari user terhadap mesin telusur.

Karena nilai CTR di hitung dari nilai rata-rata jumlah klik pengunjung dan keterlihatan website di mesin telusur.

Bagaimana cara mengetahui impressi keyword konten website anda:

  1. Silahkan buka Properti Google Search Console(kalau belum di hubungkan dengan Google Analytics).
  2. Buka Laporan kinerja.
  3. Maka anda akan melihat Jumlah klik,CTR dan Posisi Rata-rata.
  4. Data Gambar di atas “cara setting yoast seo”

Kami belum ada postingan tentang cara settingan yoast SEO tapi pernah mendapatkan traffic di geografi internasional.

Padahal postingan tersebut dengan title “Settingan file robots.txt di WordPress untuk SEO”.

Hal ini bisa bermanfaat untuk anda pemilik website agar membuat startegi konten baru yang relavan untuk rencana jangka panjang.

Sumber Traffic untuk SEO Audit Website

Seperti yang kita tahu traffic menjadi sumber penting pertama yang bisa anda lakukan analisis terhadap perkembangan dan kemajuan website.

Karena dari pengunjung anda bisa mengetahui apakah kinerja website anda sudah bagus atau malah tidak tepat?

Banyak traffic belum tentu menguntungkan,tapi traffic potensial meski hanya 1000-2000 visitor/hari bisa menguntungkan untuk bisnis anda.

Apakah konten website anda sudah masuk halaman pertama mesin telusur atau belum?

Di bawah ini jawaban tepatnya.

Ada 2 jenis traffic yang bisa anda dapatkan,seperti:

  • Traffic non organik,dan
  • Traffic organik.

Traffic non organik adalah pengunjung website yang di dapatkan bukan dari mesin telusur,tapi dari berbagai website lain. Seperti:

  1. Website sosial media,
  2. Website forum dan website lain yang menjadi sumber traffic refferal ke website anda. Bisa anda lihat juga di point audience sebelumnya termasuk(refferal traffic/sosial).

Traffic organik adalah pengunjung website yang di dapatkan hasil dari pencarian keyword di mesin telusur oleh calon pelanggan untuk mengarahkan ke konten website anda.

Traffic Non Organik

Sosial media menjadi pilihan tepat untuk website startup.

Karena dengan sosial media kita bisa menemukan calon audience tertarget. Untuk di jadikan pelanggan.

Berikut ini daftar sosial media untuk tempat promosi website yang optimal:

  1. Facebook dan Instagram.(Pilihan tepat B2C dengan beriklan atau manual).
  2. Linkedin.(B2B)
  3. Twitter.(Developer to Bussines).

Jika target pasar anda adalah seorang konsumen anda bisa memanfaatkan sosial media untuk membuat jaringan kecil pelanggan.

Traffic Organik

Seperti yang kita tahu mesin telusur menjadi ajang pemasaran konten website yang tepat dalam digital marketing.

Karena mayoritas orang sudah mengenal internet dan mesin telusur.

Berikut ini daftar Mesin telusur yang bisa anda lakukan menjadi target pemasaran untuk analisa:

  1. Google.
  2. Bing.
  3. Duckduckgo.(Tanpa chache)
  4. Yandex.
  5. Yahoo.
  6. Baidu.

Google menjadi pilihan tepat untuk memasarkan konten website,karena mempunyai reputasi yang baik dan di kenal semua orang bukan hanya di indonesia tapi dari seluruh penjuru dunia.

Bukan berarti mesin telusur lain tidak bisa di jadikan target.

Ada 2 cara yang bisa anda lakukan untuk bisa mendapatkan traffic organik dari mesin telusur,Pencarian Berbayar atau Pencarian Organik.

Kalau anda hanya tahu Google sebagai mesin telusur,itu pemahaman yang salah.

Mengapa?

Google itu bukan hanya mesin telusur tapi berbagai produk lainnya yang di miliki seperti blogger,youtube,Gmail dan masih banyak lagi.

Google itu sebuah bisnis online terbesar di dunia,mereka mempunyai produk sendiri untuk mendapatkan apa yang mereka targetkan.

Mengapa memprioritaskan Google?

Karena mayoritas orang Indonesia sudah kenal yang namanya Google.

Conversion Optimaze Website

Selain dari traffic anda juga bisa melakukan optimasi A/B test eksperimen untuk bisa mendapatkan hasil SEO tepat sasaran dengan bantuan Google Analytics.

Tujuannya mencari jenis strategi yang tepat sasaran untuk kemajuan dan perkembangan website dalam jangka panjang.

Berikut analisa website yang bisa anda lakukan untuk bisa menerapkan A/B test:

  1. Headline konten(judul yang menggoda).
  2. Konten yang di butuhkan banyak orang.
  3. Kekurangan dan kelebihan website.

Karena dari setiap waktu bisa saja yang di butuhkan seseorang itu berbeda beda.

Untuk itu kita harus membuat Conversion Optimaze.

Tujuannya menyesuaikan jenis konten website dan zaman yang di butuhkan setiap orang.

Strategi Konten baru untuk Perkembangan

Semua website yang ada di internet yang bisa anda temui pasti mempunyai konten.

Konten dalam website itu luas bukan hanya tulisan atau artikel.

Tapi bisa saja yang lain seperti produk,layanan atau jasa,blog, url,gambar dan lain-lain.

Blog menjadi pilihan tepat untuk membuat strategi pemasaran konten website anda tertarget.

Mengapa begitu?

Karena dari blog biasanya bisa mengarahkan konten website anda untuk mendapatkan calon audience tertarget.

Sebagai contoh:

Sebelum kita membeli sesuatu biasanya akan mencari referensi terlebih dahulu. Termasuk kami pribadi itu hal manusiawi.

Tujuannya seorang calon audience melakukan itu untuk memastikan bahwa produk yang mereka incar memang sesuai di lihat dari berbagai pandangan,seperti:

  1. Kualitas produk.
  2. Harga pasaran.
  3. Branding.

Ketiga hal tersebut biasanya menjadi umum dalam target pasar konten.

Karena alasan tersebut anda harus bisa berfikir 1 langkah lebih ke depan dari calon audience anda dalam berbagai aspek.

Mengetahui Strategi Kompetitor

Sebelum anda bisa mendapatkan trending dan popularitas di mata pelanggan konten.

Pasti sudah ada website yang mempunyai kemiripan topik dari jenis konten website anda bukan.

Anda bisa mengintip apa saja yang di lakukan kompetitor,seperti:

  • Teknik Optimasi yang di terapkan.
  • Strategi pemasaran konten.
  • Kata kunci yang di terapkan kompetitor.

Di sinilah suatu bisnis di uji dengan waktu.

Mengapa?

Karena semua konten yang ada di internet seperti yang sebelumnya di katakan. Pasti mempunyai kompetitor.

Tunggu dulu, dari sini anda bisa mengenal jenis website anda yang di butuhkan pasar.

Contoh:
-Seseorang ingin mendapatkan baju kualitas baik dengan harga murah.

Emang faktanya gila ya,mayoritas orang ingin mendapatkan produk terbaik tapi dengan harga tidak wajar.

Ada 1 jalan yang bisa anda lakukan,Discount.

Usahakan anda memberikan discount dengan harga di bawah angka normal sekitar 85%.

Lah rugi dong?

Itulah bisnis,kalau tidak ingin rugi mending jangan ikut main.

Tapi dengan begitu anda bisa mendapatkan pelanggan,meski di awal hanya sekitar 10 action.

Bukan berarti pelanggan 10 action buruk karena rugi.

Karena 10 audience ini bisa membantu anda dalam memasarkan produk anda.

Mereka akan merekomendasikan produk anda ke orang lain(secara tidak langsung).

Bukan hanya itu anda bisa membuat bukti testimoni,tapi jangan menipu.

Performa Konten Website di Search Engine Results Page

Apakah performa kinerja konten website anda sudah maksimal atau belum?

Bisa anda dapatkan dengan melakukan analisis website. Seperti yang anda pahami sekarang.

Tapi sayangnya banyak yang salah paham tentang Performa website terhadap konten.

Contoh:

Kami sering melihat konten yang di jadikan sebagai contoh dalam proses analisa kinerja SEO website hanya di lakukan dengan memanfaatkan chache.

Bukan hanya website berkualitas rendah saja hal ini di lakukan. Tapi website yang di kiranya mempunyai kualitas.

Kalau anda melihat Screenshoot post suatu website berada di posisi 1 dengan text link berwarna ungu berarti itu nipu.

Karena itu hanya memanfaatkan chache dari mesin telusur. Serius kami tidak bohong jangan sampai terjebak.

Website SEO Analyzer

Analisis Website untuk Audit SEO Signifikan

Seorang blogger atau pemilik website baru biasanya bingung dalam memanfaatkan tools analisa SEO untuk mengetahui perkembangan website.

Seperti SEO Analyzer.

Anda tidak perlu pusing membuat konten website anda hanya memanfaatkan nilai patokan SEO yang di berikan tools dalam proses analisa.

Karena itu bukan target anda bukan.

Tapi berfikirlah bagaimana cara mendapatkan traffic tepat sasaran.

Kami tekankan tepat sasaran.

Coba anda lihat gambar di atas kalau tidak percaya?

Kami menggunakan tools dari Neilpatel dan mengecek situs SEO Internasional Backlinko.

Hanya memiliki angka score SEO B+ tapi bisa populer. Karena On-Page SEO Checker bukan patokannya. Tapi teknik promosi yang di terapkan dan sumber traffic.

Kata kunci dan Query

Analisis Website untuk Menilai Audit SEO Signifikan

Keyword menjadi peranan penting dalam Optimasi SEO Audit dan analisis website.

Karena dari keyword anda bisa mengetahui kelemahan melakukan kampanye SEO terhadap website.

Cara mengetahui Query(kata kunci) dari Google Analytics:

  1. Silahkan pilih akuisisi.
  2. Search Console.(Jika sudah di hubungkan).
  3. Kueri.

Maka anda akan melihat keyword yang sering di gunakan seseorang untuk mengarahkan ke konten website anda di hasil mesin telusur.

Kesalahan menggunakan keyword bisa saja anda membuat rencana ke gagalan.

Mengapa begitu?

Keyword itu hal paling basic dan penting dalam melakukan strategi pemasaran konten terhadap mesin telusur.

Karena dari keyword anda bisa mendapatkan traffic potensial.

Apa langkah yang ingin anda lakukan jika kampanye SEO website anda gagal?

Apa langkah selanjutnya jika Audit SEO gagal?

Pastikan tidak ada proses optimasi yang kelewat. Karena saling berhubungan erat satu sama lain.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *